Indrastuti-1111004003
Dalam pertemuan Citizenship
kali ini kami membahas mengenai Identitas nasional. Banyak teman-teman yang
berpendapat menggunakan pengibaratan mengenai Identitas nasional dari sebuah
goresan lukisan dimana setiap goresan mengandung beraneka ragam warna, crayon
yang memiliki banyak corak warna jika digambarkan begitu nyata atau indah,
capcay yang terdiri dari berbagai macam sayur mayur yang jika diolah dalam satu
wadah memiliki cita rasa yang lezat, ada pula yang mengibaratkan identitas
nasional seperti karbon, jika karbon itu ditangani oleh orang yang ahli dan
digosok dengan semestinya maka akan dihasilkan sebuah berlian, sebaliknya jika
jatuh ditangan orang yang tidak tepat maka karbon itu hanya berakhir menjadi
pensil. Semua pendapat mereka tentang identitas nasional begitu menarik, unik.
Menurut pendapat saya
identitas nasional adalah jati diri bangsa, dimana kita sebagai bangsa
Indonesia memiliki banyak suku bangsa, budaya, bahasa yang terlahir dari
beribu-ribu pulau di Indonesia. Kami satu. Memiliki tujuan dan cita-cita
bersama. Menurut penulis pada buku citizenship karya Sedarnawati Yasni Identitas nasional atau identitas bangsa
merupakan tindakan kelompok yang diwujudkan dalam bentuk organisasi atau
pergerakan yang diberi atribut nasional. Nasional tidak bisa dipisahkan dari
konsep nasionalisme. Adapun arti dari nasionalisme itu sendiri adalah jiwa
setia seseorang secara total yang diabdikan langsung kepada Negara bangsa atas
nama sebuah bangsa.
Bentuk cinta tanah air dapat kita terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari seperti menggunakan bahasa Indonesia, mencintai produk dalam negeri (belajarlah untuk mencintai produk dalam negeri, produk yang ditangani oleh pengusaha dan pengrajin Indonesia. Hasil yang mereka buat juga tidak kalah saing dengan milik luar. Hanya butuh dukungan saja dari masyarakat Indonesia untuk keberadaan hasil-hasil produksi tersebut. Bagaimana produk kita dikenal mancanegara jika kita sendiri saja tidak mencintai produk kita sendiri), selektif jika menerima masukan mengenai budaya asing, tidak kita pungkiri bahwa kita memerlukan budaya asing masuk dalam budaya kita, sebagai contoh dalam segi teknologi, kita membutuhkan teknologi-teknologi dari luar untuk mengembangkan kehidupan kita. Ini sangat penting untuk kemajuan suatu Negara oleh sebab itu hal yang harus kita perhatikan adalah kita harus lebih teliti apakah kebudayaan itu baik untuk kita atau tidak (selektif). Patriotisme dalam sebuah Negara juga sangat berhubungan. Patriotisme itu sendiri memiliki makna sebagai tindakan nyata seseorang dalam membela Negara. Salah satu contohnya adalah menempatkan kepentingan Negara dan bangsa diatas kepentingan pribadi, memiliki jiwa besar (jika memiliki kesalahan berani untuk meminta maaf).
Identitas
nasional merujuk pada suatu bangsa yang heterogen gabungan dari unsur-unsur
pembentuk identitas, yaitu suku bangsa, agama, kebudayaan, dan bahasa. Suku
bangsa adalah ada sejak lahir.
Agama
yang tumbuh dan berkembang di Indonesia antara lain Islam, Kristen, khatolik,
budha, dan Hindu. Kebudayaan adalah patokan nilai-nilai etika dan moral yang
tergolong ideal. Bahasa merupakan sarana komunikasi antar manusia. Bahasa
Negara Indonesia merupakan bahasa pemersatu bangsa dalam bingkai NKRI.
Dalam
pertemuan ini kami banyak menggunakan cara diskusi, cara yang paling tepat
untuk mempelajari kewarganegaraan tepatnya identitas nasional. Dalam diskusi
itu ada pembahasan mengenai rasa nasionalisme. Ketika kebudayaan Indonesia di
claim Negara tetangga mana rasa nasionalisme kita sebagai pemilik budaya
tersebut ?. Kami juga membahas mengenai wilayah Indonesia yang menjadi
persengketaan dengan Negara tetangga.
Rasa
nasionalisme tidak muncul secara tiba-tiba yang hadir ketika masalah datang.
Rasa nasionalisme lahir dari diri kita sendiri ketika kita terlahir didunia
ini. Adapun sikap menyadari bahwa Indonesia telah direbut semata-mata bukan
karena sikap nasionalisme itu baru hadir. Semua hal yang ada di Indonesia
selalu diperhatikan oleh masyarakat sekitar terutama pengurus Negara (Pemerintah)
hanya saja tidak tampak secara transparan oleh kita yang mana sebagai warga
Negara awam, sesungguhnya pemerintah sudah banyak bertindak dalam hal ini namun
belum menghasilkan atau memperoleh hasil yang baik sehingga masyarakat umum
berpikiran “apa yang dilakukan pemerintah?”. Pemerintah selalu mencari jalan terbaik untuk
rakyatnya agar rakyat aman sejahtera. Kita harus membantu pemerintah dalam
mengatur Negara ini. Mulai dari hal kecil “Mencintai Tanah Air”. Bagaimana
caranya ? banyak cara untuk kita mencintai, menghargai, dan menghormati bangsa
kita ini.
Dengan
mempertahankan Identitas Nasional itu sendiri. Jika Identitas Nasional bangsa
kita baik maka kehidupannya akan baik pula. Identitas ibarat nama yang harus
kita jaga. Salah satu cara menjaganya yaitu seperti hal yang terurai diatas.
Sebagai contoh : membeli produk dalam negeri. Pakaian, produk Indonesia dalam
bidang tekstil cukup baik jika di negeri kita saja ada mengapa harus membeli
diluar ?. Jangan hanya karena masalah pribadi (gengsi) lalu kita menghindar
dari semua yang berbau Indonesia, karena pandangan mereka terhadap bangsanya
sendiri (Indonesia) sudah buruk, sehingga mereka malu untuk mengenalkan
Indonesia kepada khalayak luar maupun khalayak bangsa ini sendiri.
Jika
kita memandang rendah bangsa kita sendiri maka dimata global pun bangsa ini
akan rendah, karena bangsa ini akan terlihat di kancah global apabila kita
memperkenalkannya. Karena kita terlahir di Indonesia dan mau tidak mau harus
menjadi bangsa Indonesia serta harus bangga dengan alam Indonesia dan sekitarnya.
Jika bukan kita SIAPA lagi ?. Mari kita ciptakan perubahan-perubahan besar
untuk bangsa ini agar Bangsa ini terlihat besar dimata Dunia. Jangan takut
untuk melakukan perubahan yang bersifat positif, kita gunakan sebaik mungkin
perkembangan dan pengaruh budaya luar yang masuk, ciptakan inovasi-inovasi baru
untuk perkembangan bangsa sekarang, nanti, lusa, minggu depan, bulan depan,
tahun depan, bahkan untuk generasi kita selanjutnya. Indentitas Nasioanal harus
tetap dipertahankan, jangan biarkan Identitas Nasional ini runtuh buatlah
Identitas Nasional bangsa ini berdiri kokoh, tegak, dan bijaksana. Ketika
Identitas Nasional ini berdiri tegak mari kita jaga dan mempertahankannya agar
tidak goyah ataupun luluh.
Kita
sebagai generasi muda harus ikut campur tangan terhadap bangsa ini. Pemerintah
sudah berusaha sebaik mungkin melakukan berbagai perubahan bagi kesejahteraan
rakyatnya , marilah kita sebagai bagian dari bangsa ini ikut membereskan negeri
ini. Yaaaaa dari hal kecil kita dapat meringankan setidaknya sedikit masalah
Bangsa ini. Mulai dari membeli produk dalam negeri seperti yang telah saya
uraikan diatas. Indonesia perlu kita bangun, Indonesia membutuhkan kita, jangan
hanya mengeluh, menuntut, dan lain sebagainya kepada pemerintah. Pemerintah
tidak akan berjalan baik tanpa bantuan kita (warga Indonesia). Sooooo , Lakukan
yang terbaik sebagai warga Negara seutuhnya. Karena kita terlahir, tumbuh dan
berkembang disini, di Bumi Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar